Kunci Jawaban TTS Asah Otakmu Indoesia Kunci Jawaban Tatarucingan Sunda Kunci Jawaban Tebak Siapakah Aku Kunci Jawaban Tebak Gambar Komplit (Jams Studio) Kunci Jawaban Tebak-tebakan 2020 - Tebak Kata (Jams Studio) Kunci Jawaban Asah Otak Tebak Siapa Aku (KeySurya)
Kunci Jawaban TTS Asah Otakmu Indoesia Kunci Jawaban Tatarucingan Sunda Kunci Jawaban Tebak Siapakah Aku Kunci Jawaban Tebak Gambar Komplit (Jams Studio) Kunci Jawaban Tebak-tebakan 2020 - Tebak Kata (Jams Studio) Kunci Jawaban Asah Otak Tebak Siapa Aku (KeySurya)

Microsoft Office LTSC

Microsoft Office apa yang saat ini terpasang di komputer Anda? Office 2016? Office 2019? Office 365?  Beberapa rekan yang sudah menggunakan Office 365 mengeluhkan tentang versi Office ini yang sepenuhnya memanfaatkan Cloud. Bahkan Microsoft membagikan versi free dari Office 365 asalkan Anda mau menggunakan web version. Lho bukannya itu justru menarik, kok mengeluh? 


Sumber: Wikipedia

Microsoft Office 365

Pasalnya, ketika semua layanan berpusat pada cloud, kinerja dari aplikasi akan banyak tergantung pada kecepatan Internet di rumah maupun di tempat kerja Anda. Walaupun Office 365 komersial bisa didownload dan diinstal di PC/Laptop, tetapi tetap saja efek lagging dari akses Internet yang lambat akan tetap terasa ketika Anda menjalankan fitur-fitur tertentu. Bahkan secara default, Office 365 akan meminta Anda menyimpan data di Cloud. Bayangkan setiap kali Anda menekan tombol save, maka akan ada delay yang lumayan lama akibat akses Internet yang lambat. Terutama bagi orang-orang seperti saya yang secara otomatis menekan CTRL+S setiap selesai mengetik beberapa kalimat. Delay ini tentunya sangat mengganggu walaupun masih bisa disiasati dengan cara melakukan saving pada folder lokal.

Selain itu, sebagian besar orang juga mengeluh dengan skema berlangganan tahunan yang lumayan mahal. Walaupun Microsoft sudah membuat opsi paket keluarga untuk satu tahun penggunaan Office 365 dengan biaya yang menarik. Karena tidak sepenuhnya menggunakan seluruh fitur di Cloud untuk Office 365, kita merasa tidak rela untuk melakukan pembayaran tahunan seperti itu dan lebih suka membelinya sekali untuk dipakai seumur hidup (one time purchase dengan perpetual license).

Tampaknya Microsoft menyadari bahwa belum sepenuhnya orang siap untuk sepenuhnya berkiblat pada Cloud dan juga skema berlangganan tahunan. Untuk mengatasi hal itu, pada tanggal 5 Oktober 2021 mendatang, bersamaan dengan rencana rilis Windows 11, Microsoft akan merilis juga versi LTSC dari Office

Apakah itu Office LTSC?

LTSC alias Long Term Servicing Channel adalah produk Microsoft yang dijual tanpa kemungkinan memperoleh pembaharuan (update) lagi di masa yang akan datang dan tidak akan terhubung ke Cloud. 

Dengan demikian, pengguna tidak akan diminta untuk membayar biaya berlangganan untuk memperoleh pembaharuan aplikasi secara rutin. Pengguna cukup melakukan pembayaran one-time (beli putus) tanpa perlu membayar biaya berlangganan lagi. 

Bagi rata-rata pengguna Office, perangkat lunak ini hanya digunakan untuk mengetik dan mengolah data. Kemunculan fitur baru tidak terlalu diperlukan karena semua kebutuhan sudah terpenuhi oleh fitur-fitur yang sudah ada. Bahkan seorang rekan berpendapat bahwa pemanfaatan fitur aplikasi mengikuti aturan 30:70 artinya dari seluruh fitur hanya 30% yang digunakan, sisanya 70% nyaris tidak pernah kita pakai. 

Ketidakterhubungan dengan Cloud justru menjadi berkah bagi pengguna dengan Internet yang agak lemot, karena aplikasi Office yang digunakan tidak akan lagi mencari-cari sesuatu di Internet tanpa alasan yang jelas dan membuat pekerjaan kita menjadi terhambat. 

Bagaimana, apakah Anda siap untuk menjajal Microsoft Office LTSC pada kemunculannya pada 5 Oktober 2021 mendatang? Hingga hari ini belum ada info resmi mengenai berapa harga perangkat lunak ini akan dijual, kita tunggu saja kabar baik berikutnya dari Microsoft!

Sumber: Microsoft

(Sekian)

Postingan Terbaru


Komentar

Rekomendasi